Hari-hari itu semakin menjauh,
Terbawa angin yang masih melabuh,
Di tengah
Dan sepucuk janji pada kekasih saat senja memudar.
Ia harus merelakan perginya,
Meskipun ia masih ingin memilikinya,
Namun ketentuan senja berkata lain,
Sang kekasih takkan menjawab rindunya.
Sekejap waktu terus mengalir,
Betapa berharganya pun sedetik,
Seolah surga tak lagi berada dikemudian dunia,
Tapi disini di tengah dermaga romansa.
Lelaki itu hanya mampu terus berjanji,
Untuk sedapatnya membawa kembali,
Di hari kala terakhir ia melihatnya,
Sebelum perempuannya hilang bersama senja,
Semoga kini engkau menemukannya,
Setelah terlalu lama engkau terkenang,
Mimpimu tlah engkau dapati,
Selamat jalan, Temukan ia di dunia kebadian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar