Adakah kamu tahu?
Ketika malam pekat semakin mendalam,
Aku masih merasa betapa siang menguasai,
Mungkin karena kamu.
Apakah dengan sengaja kau menggenggam jiwaku?
Membuatku sesak tak berdaya,
Lalu tak peduli kau hantamkan ke tanah,
Sampai air mukaku tak terkendali malu.
Pernah pula kau menenggelamkanku dalam lubang yang dalam,
Hingga aku tak tahu harus berbuat apa,
Serius! Kamu serius,
Itu benar-benar terjadi padaku.
Kini semuanya dapat terlihat jelas,
Aku dan kamu seperti itu.
Senin, 17 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar