Dalam kebimbangan fajar dan petang,
Aku masih menunggu janji malam dan siang.
Rabu, 07 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Di blog ini saya mencoba menuang sebuah realita hidup. Kugores kata demi kata, menguntai larik dan bait yang merupakan ungkapan rasa cinta dan pemberontakan terhadap apa yang membelenggu jiwaku. Kumpulan puisi ini kuberi nama yang "Yang Terjerat Dan Yang Terbuang". Saya berharap anda membacanya, bukan sebagai tulisan belaka, tetapi hayatilah dan cermati. Salam penuh damai.
Tapi mengapa Janjimu sendiri tidak kw tepati,. Jangan pernah menunggu Janji jika kw sendiri yang mengingkari..........
BalasHapusApalagi yang kw cari, jika sesuatu yang terbaik untukmu telah kw lepaskan begitu saja.