Bulan penuh !!"
Seringkali Engkau berteriak begitu kegirangan ketika memandangnya, beruntung saja telingaku yang sudah mulai tua masih jelas mendengarnya. Engkau menyukainya, bulan penuh itu. Entah kenapa, aku masih berfikir, tak pernah Engkau mengatakan alasannya padaku, bahkan meskipun aku menanyakannya.
Satu-satunya dugaanku saat ini adalah karena Engkau berharap kita berdua dapat menjelma menjadi sepasang kunang kunang (seperti di depan rumah waktu itu) jika terkena cahayanya, terus memancar cahayanya mengalahkan pekatnya malam.
Sebetulnya, aku lebih berharap kita berubah menjadi bintang-bintang gemerlap yang menemani bulan bercahaya, agar kita tak hanya mengaguminya dari kejauhan, tapi ikut serta membantunya menghiasi malam-malam dengan cahaya kerlap-kerlip mempesona semesta, dalam waktu ke waktu.
Tapi...
Aku tiba-tiba tersadar ketika Engkau pun menyukai bulan setengah, bulan sabit dan bulan-bulan yang lain, sehingga aku terkadang berfikir, bahwa mungkinkah di kehidupan yang lalu, Engkau adalah seorang putri bulan...(?) Jika demikian, pertanyaannya adalah mengapa engkau (di)turun(
Minggu, 14 Maret 2010
Bulan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar