Minggu, 07 Maret 2010

Kami Yang Menangisi Takdir

Kau yang menyerupai roh semesta ini
Adalah jiwa kami,
namun Kau senantiasa lari dari kami
Melalui seruling kehidupan
Kau tiupkan lagu

Hidup ini akan iri pada mati jika mati demi Kau
Sekali Ilahi hibur hati kami yang sedih ini
Tinggallah dalam hati kami sekali lagi
Dengar seruan-Mu melalui jiwa kami
Teguhkan cinta kami yang lemah ini
Terlalu sering kami ini menangisi Takdir

Kau Maha Mulia sedang kami begitu hina
Dari tangan hampa ini jangan sembunyikan wajah-Mu
Beri kami karunia Cinta Salman dan Bilal
Beri kami lagi kefitrian air yang cemerlang
Jadikan kembali kami pemikul ayat-ayat-Mu
Agar musuh dapat kami kalahkan seperti dulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar