Tentang waktu,
Yang tak seperti biasanya,
Menurutku.
Semua masih terus bertanya padanya,
Pada jarum jam yang tak hentinya berdetak,
Dan tak rela menungguku menyiapkan sepotong kejujuran,
Di separuh usiaku.
Jam dinding tua itu,
Dan penunjuk waktu yang lain,
Melekat sebuah kemewaktuan yang mencair,
Yang akan selalu jujur pada dunianya.
Tentang waktu,
Yang memaksaku berdamai dengan kenyataan,
Dan membuatku percaya tentang satu hal,
Bahwa setiap waktu adalah permulaan yang berulang.
Minggu, 07 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar